Misi Ketua PSSI Bawa Timnas Indonesia Melesat Seperti Kanada


Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule bertekad membawa Timnas Indonesia melesat di ranking FIFA seperti Kanada. Seperti diketahui, Kanada baru saja mendapatkan penghargaan sebagai The Best Mover Of The Year FIFA lantaran menjadi negara yang mampu melesat di ranking FIFA pada 10 Februari 2022.

Padahal pada tahun 2014 lalu Kanada masih menempati posisi 122 dunia di Rangkin FIFA. Kemudian hingga Februari 2022 ini Kanada justru melesat 89 tingkat dengan menempati posisi 33 dunia.

Ini adalah pencapaian terbaik Kanada hingga saat ini, pada tahun 1996 Kanada hanya mampu mencapai posisi 40 dunia.

Melihat kiprah Kanada yang cukup fenomenal, Ketua Umum PSSI yang kerap disapa Iwan Bule juga menargetkan hal yang serupa. Terbukti langkah Iwan Bule di semenjak menjadi orang nomor satu di PSSI langsung membuat gebrakan dengan merekrut pelatih Top Dunia asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.

Kiprah Shin Tae-yong di kepelatihan memang tidak main-main. Dirinya pernah menjadi arsitek Korea Selatan saat menghancurkan Jerman di Piala Dunia beberapa tahun kebelakang.

Dikompetisi lokal, Iwan Bule juga membuat keputusan menaikkan gaji wasit Liga 1 menjadi Rp.10 juta sekali bertanding. Gaji wasit ini menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara dengan harapan wasit bisa bertugas dengan lebih baik lagi.

Tidak Ada yang Instan

Namun semua usaha memang tidak ada yang instan, termasuk Kanada yang saat ini melesat di Rangking FIFA tentu saja butuh perjuangan. Begitupun di Indonesia, saat PSSI mulai bergerak masalah justru hadir dari pandemi Covid-19 yang melanda.

Kompetisi sepakbola di Indonesia juga sempat terhenti cukup lama sebelum akhirnya berjalan seperti sekarang ini.

Sementara di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong diberikan keleluasaan dalam memilih pemain yang diinginkannya. Saat itu Timnas Indonesia masih berada di peringkat 175 dunia. Namun perlahan tapi pasti pada Januari 2022 ini posisi Indonesia melesat ke peringkat 160 dunia.

"Bukan pekerjaan sekali jadi. Perlu kerja keras, kesabaran dan pengorbanan. Bisa jatuh bangun seperti Kanada atau negara-negara lain," kata Iriawan.

"Tapi optimisme, motivasi dan semangat juang  pada ujungnya bisa membawa kecerahan bagi timnas Indonesia," ucapnya.

Posisi Indonesia berpeluang naik di rangking FIFA andai bisa memaksimalkan jadwal FIFA Matchday pada 21-30 Maret 2022 sekaligus sebagai persiapan SEA-Games Hanoi 12-23 Mei mendatang dan kualifikasi Piala Asia 2023 pada 8-14 Juni nanti.